Holic's Blog

Moslem-Young Entrepreneur-Tao Kae Noi // Hari ini menanggung diri sendiri, esok menanggung keluarga, dan lusa menanggung hajat hidup orang banyak *آمين*

mulailah dengan :

بســـــــــــــــــــم الله الـرحمن الـرحيم

About Sungha Jung >> http://www.sunghajung.com/about

Sungha Jung (Born South Korea on September 2, 1996)

Hi, I'm Sungha Jung from South Korea. 
My dream is to become a professional acoustic fingerstyle guitarist.

I had been watching my dad play the guitar for awhile before I finally jumped on it myself three years ago.

Currently, I am taking drum lessons and teaching myself fingerstyle guitar.
I used to not have tabs for the music that I played in my videos. 
I just listen and pick them up directly from the sound source in videos available on the internet. 
However, recently, I have started playing with original tabs whenever they are available to me by courtesy of the authors.
My old guitar is custom made by Selma to fit my body size, and on it, Thomas Leeb wrote "Keep on grooving to my friend." 

As of Jan. 1st, 2009 Lakewood acts as sponsor for my guitar officially.
I'm very grateful to those prominent guitarists who have had a great influence on my guitar playing. 
I'll continue to study them and learn more about interpretation of music and various playing techniques.
My daily practice routine lasts for one to two hours when school is open, but I play up to three hours a day during the school breaks.
It usually takes me two to three days to practice and videotape a new piece but sometimes up to a week for more difficult ones.

Last, but certainly not least, I can't thank Ulli Bogershausen enough for being my musical inspiration. 
sign.jpg
Sungha Jung's Guitar 

Sungha Jung's guitar is made and sponsored by Lakewood (a German acoustic guitar manufacturer) from January 1, 2009. 

ice skating @malltamananggrek

meluncur hahha :D

tes tes tes tes tes tes tes tes tes tes tes tes tes tes tes

Hargai Apa Yang Kita Miliki


assalamualaikum..
hi guys...!   ini gw ada artikel dari anne ahira, dia seorang internet marketer, dan dia owner dari Asian Brain, pernah denger kan? hehe. dijamin bagus deh artikelnya, ini artikel pertama gw dari ahira, disini dibahas bagaimana kita agar menghargai apa yang kita miliki.
           oia disini nama sapaan-nya nama gw, jadi bagi kalian yang ingin membacanya rubah aja dengan nama kalian, biar lebih kerasa. hehe tapi bener loh rasanya kya kita ngorol langsung. oke deh dari pada penasaran perti apa isinya?  langsung saja ini dia artikelnya, selamat membaca :D

Hargai Apa Yang Kita Miliki

          Holic,  Pernahkah Holic mendengar kisah Helen Kehler? Dia adalah seorang perempuan yang dilahirkan dalam kondisi buta dan tuli, Karena cacat yang dialaminya, dia tidak bisa membaca, melihat, dan mendengar.

           Nah, dlm kondisi seperti itulah Helen Kehler dilahirkan.Tidak ada seorangpun yang menginginkan lahir dalam kondisi seperti itu. Seandainya Helen Kehler diberi pilihan, pasti dia akan memilih untuk lahir dalam keadaan normal.

            Namun siapa sangka, dengan segala kekurangannya, dia memiliki semangat hidup yang luar biasa, dan tumbuh menjadi seorang legendaris.

            Dengan segala keterbatasannya, ia mampu memberikan motivasi dan semangat hidup kepada mereka yang memiliki keterbatasan pula, seperti cacat, buta dan tuli.
            Ia mengharapkan, semua orang cacat seperti dirinya mampu menjalani kehidupan seperti manusia normal lainnya, meski itu teramat sulit dilakukan.

Ada sebuah kalimat fantastis yang pernah diucapkan Helen Kehler:

    "It would be a blessing if each person
      could be blind and deaf for a few days
      during his grown-up live. It would make
     them see and appreciate their ability to
      experience the joy of sound".


            Intinya, menurut dia merupakan sebuah anugrah bila setiap org yang sudah menginjak dewasa itu mengalami buta dan tuli beberapa hari saja. Dengan demikian, setiap orang akan lebih menghargai hidupnya, paling tidak saat mendengar suara!

Sekarang, coba Holic bayangkan sejenak....
......Holic menjadi seorang yang buta
dan tuli selama dua atau tiga hari saja!

Tutup mata dan telinga selama rentang waktu tersebut. Jangan biarkan diri Holic melihat atau mendengar apapun.  Selama beberapa hari itu Holic tidak bisa melihat indahnya dunia, Holic tidak bisa melihat terangnya matahari, birunya langit, dan bahkan Holic tidak bisa menikmati musik/radio dan acara tv kesayangan!

Bagaimana Holic?
Apakah beberapa hari cukup berat?
Bagaimana kalau dikurangi dua atau tiga jam saja?

            Saya yakin hal ini akan mengingatkan siapa saja,bahwa betapa sering kita terlupa untuk bersyukur atas apa yang kita miliki. Kesempurnaan yang ada dalam diri kita! Seringkali yang terjadi dalam hidup kita adalah keluhan demi keluhan.... 
Hingga tidak pernah menghargai apa yang sudah kita miliki. Padahal bisa jadi, apa yang kita miliki merupakan kemewahan yang tidak pernah bisa dinikmati oleh orang lain.

  Ya! Kemewahan utk orang lain!

  Coba Holic renungkan, bagaimana orang yang tidak memiliki kaki? Maka berjalan adalah sebuah kemewahan yang luar biasa baginya. Helen Kehler pernah mengatakan, seandainya ia diijinkan bisa melihat satu hari saja, maka ia yakin akan mampu melakukan banyak hal, termasuk membuat sebuah tulisan yang menarik.

            Dari sini kita bisa mengambil pelajaran, jika kita mampu menghargai apa yang kita miliki, hal-hal yang sudah ada dalam diri kita, tentunya kita akan bisa memandang hidup dengan lebih baik. 


           Kita akan jarang mengeluh dan jarang merasa susah! Malah sebaliknya, kita akan mampu berpikir positif dan menjadi seorang manusia yang lebih baik. 


gimana gan, seru kan? semoga setelah membaca artikel ini kita bisa lebih menghargai apa yang kita miliki, ngga sering ngeluh, galauu, dan lain-lain.. aamiin
kl menurut lu artikel ini bermanfaat di share aja yah gan :D
wassalam...

Holic A. Khaliq
_owner HB Enterprise

Satria oh satria.. Hhahhaha :D